Pencurian
Ada enam orang sahabat laurensius, desi, robby, wedtrine, erialdo,
hardiman mereka berteman baik. Nmun diantara mereka yang paling buruk
sifatnya adalah eryaldo. Dia suka mencuri barang barang milik temannya
namun ke enam sahabatnya sabar menghadapi eryaldo yang bandel. Dan satu
lagi keanehan yang terjadi pada eryaldo setiap sahabatnya ingin kerumah
dia slalu menolak dengan beribu alasan yang menyakinkan. Pada suatu
hari….Laurensius :”Eh…. Teman teman kitakan ada kerja kelompok dan kebetulan kita satu kelompok. Nah sekarang kita kerja kelompompoknay dimana?
Hardiman :”Eh… gimana tuh teman teman?”
Desy :”Gimana kalo dirumah wetrine?”
Wetrine :”Weits… tunggu dulu. Kamu tau sendirikan tanteku kan bidan jadi dirumahku repot”
Desi :”eh iya ya aku lupa!”
Laurensius :“Klau dirumah robby gimana?
Robby :”Gak bisa rumahku lagi di renovasi jadi gak bisa. Gimana ni ,gimana kalo dirumah erialdo aja?”
Laurensius :”iya iya dirumah mu aja do!”
Eryaldo :”(*terdiam sejenak ) em..m..m.. aku… aku…
Robby :”kenapa eryaldo? Kok kamu nervous gitu?”
Eryaldo :”A…aku dirumah gag bisa!
5 sahabat :”kenapa?”
Eryaldo :orang tuaku keluar kota. Jadi aku repot ngurusin adik adikku. Oh …ya dirumahmu aja har?
Hardiman :”kalau aku tak bisa karena dirumah ada acara?
Robby :”acara apa ?”
Hardiman :”biasa acara emek emak arisan makanya tak bisa nanti kita tak konsen?”
Desi :”bagaiman dirumahmu aja lau?
Laurensius :”ya udah!”
Wetrine :”ok kita sepakat di rumah laurensius.”
Desi :”jam berapa?”
Robby :”giamana jam 2?”
Semunya :”ok deh!”
Akhirnya semua sepkat di rumah laurensius semuanya bubar dari kelas mereka pergi ke kantin. Setelah lonceng selesai istirahat mereka masuk lalu pulang
Setelah pulang sekolah eryaldo pun melaksanakan aksinya dan saat itu juga wetrine sedang pergi kepasar dengan menggunakan topi
Erialdo : ini dia mangsaku!”
Dengan cepat ia mengambil dompet wetrine
Wetrine :”copet copet copet”
Keesokan harinya
Kabar pencopetan mulai terdengar oleh ke 5 sahabat eryaldo
Wetrine :”eh udah dengar belum kasus pencopetan dipasar semalam?
Desy :”udah ….. malahan korbannya itu tantemu kan wet
Robby :”ah masak?
Laurensius :”masak tu di dapur
Hardiman :“tetangga ku juga loh
Desy :”trus wet pencuri nya udah ketanggkap ?”
Wetrin :”dengar dengar sich belum katanya yang mencopet tu orangnya kerdil anak sekolah dan larinya cepat bangat
Robby :”beh… kerenya masih sekolah udah mencopet
Laurensius :”YA ITULAH TAKDIR
Wetrine :”takdir 1itu musibah tau!”
Tiba tiba eryaldo datang
Eryaldo :”hy teman teman hari ini kalian semua saya traktir sepuas puasnya
5 sahabat :”yes makasih ya eryaldo
Eryaldo :”ah gag usah berlebihan “
Wetrine :”eits tunggu dulu dalam ranggka apa ni kamu traktir kami!”
Hardiman :”yaya dalam rangka apa?”
Eryaldo :”dalam rangka orangtuaku menang tender
Hardiaman :”oh gitu
Waktu pulang sekolahmereka langsung pulang karena akan da kerja kelompok . Waktu telah menunjukkan jam 2. Mereka sudah berkumpul dirumah laurensius. Namun eryaldo belum dating juga.
Wetrine :”kita sudah berkumpul semua kan
Hardiman :”kayaknya belum!”
Robby :”memang belum ada satu ekor lagi yang belum eh salah satu lembar lagi eh salah lagi 1 orang lagi
Laurensius :” siapa?”
Desy :”oh ya si cebol alias eryaldo kan!”
Wetrine :”apa kita tunggu aja”
Robby :”gag usa biar aja dia nyusul nanti waktu kita habis
Desy :”ya udah”
Saat kerja kelompok wedtrine mengutarakan kecurigaannya pada teman temannya tentang eryaldo
Wedtrine :”eh teman teman kalian ada curiga gak sama eryaldo
Semuanya :”gag tuh
Wedtrine :”masa sih ,kalian sedikitpun tak curiga
Laurensius :”emangnya curiga apa?
Wedtrine :”ya soal traktir itu”
Desy :”udalah …. Gak usah diurusin yang penting happy. Yok lanjutin kerja kelompok
Esoknya terdengar bahwa eryaldo ditanggkap guru karena ketahuan mencuri. Dari depan pintu laurensius pun datang
Laurensius :”ehhhhhhhhh teman teman eryaldo ketanggkap guru
Wetrine :”pasti mencuri(*sambil membaca buku)
Laurensius :”kok tahu ngintip ya!@”
Semuanya :”hahahahahahahahahahahahhahahahahaha”
Wedtrine :”tuh kan betul kecurigaan ku sama aldo kalian tak percaya sih!”
Desy :”oh jadi itu kecurigaan kamu
Hardiman :”maafin kita ya”
Robby :”yuk kita temui eryaldo”
Mereka berlari menemui eryaldo
Laurensius :”hay eryaldo”
Eryaldo :”(terkejut namun tetap diam)
Desy :”kami udah tau kok masalah kamu”
Eryaldo :”ma ma ma af ya teman teman aku dah buat kalian sedih”
Hardiman :”ga papa”
Wetrine :”it‘s never mind eryaldo gag ada kok manusia yang sempurna”
Eryaldo :”makasih ya teman teman. Aku mau jujur
Laurensius :”tentang pencopetan dan …..
Wetrine :”keluargamu kan
Eryaldo :”kok kamu tahu?”
Wetrine :”orang yang kamu copet itu aku”
Eryaldo :”maafin aku ya”
Wetrine :”taka pa apa
Laurensius :”biarlah orang hasil copetannya udah jadi penghuni wc”
Eryaldo :”sekali lagi maafinya”
Semua :”tapi jangan diulangi lagi ya”
Eryaldo :”yoi”:
Akhirnya eryaldo yang nakal berubah menjadi anak yang mau terbuka dgn temannya.
0 komentar:
Posting Komentar