Translate

Welcome Guys

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label biografi komikus luar negri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biografi komikus luar negri. Tampilkan semua postingan

biografi kazuki takashi

Written By iqbal_editing on Sabtu, 27 Agustus 2016 | 15.43

PROFIL

Nama : Kazuki Takahashi (高橋 和希)
Tanggal Lahir : 4 Oktober 1961
Tempat Lahir : Tokyo , Jepang



BIOGRAFI

 Yu-Gi-Oh! merupakan salah satu manga yang dibuat oleh mangaka terkenal bernama Kazuki Takahashi, beliau menciptakannya sejak dari tahun 1996 silam. Yu-Gi-Oh! dalam arti bahasa Indonesia adalah "Raja Permainan". Di negara Jepang, Yu-Gi-Oh! tidak hanya berupa karangan manga (komik) saja, melainkan sudah diaplikasikan menjadi sebuah permainan modern yang banyak digandrungi oleh anak-anak. Sejak awal kemunculannya, banyak sekali perusahaan game terkemuka yang ingin membeli lisensi dari pak Kazuki Takahashi. Lihat saja, Nintendo, PS, PSP dan GameBoy banyak membuat game-game berbasis Yu-Gi-Oh! dengan berbagai judul. Kazuki Takahashi pun tak henti-hentinya berekperimen dan memperbaiki setiap karangan manganya untuk terus memberikan yang terbaik pada semua fansnya. Dengan demikian, Yu-Gi-Oh! pada saat itu menjadi salah satu permainan real dan maya yang sangat disukai. Duel Monster demikian sebutan untuk permainan yang ada didalam manga dan game-game ciptaannya.
Hingga saat Konami, menginginkan lisensi penuh atas ciptaan dari pak Kazuki. Maka Yu-Gi-Oh! makin berkembang di seluruh dunia. Cara yang Konami aplikasikan adalah dengan memamerkan salah satu permainan Duel Monster kepada anak-anak yang memang sangat mendambakan game tersebut. Selain itu game konsol Yu-Gi-Oh! juga diperkenalkan diseluruh dunia. Makanya sekarang saya tak heran, kenapa disetiap kartu Yu-Gi-Oh! yang ada, selalu ada nama Kazuki Takahashi dibagian pojok kanan bawahnya. Itulah cara Konami memberikan hak cipta atas apa yang sudah dilakukan oleh Mr. Kazuki Takahashi untuk setiap Duelist yang ada di dunia ini.
Dari sebuah manga, kemudian game-game mini, kemudian mengumpulkan data pertarungan Duel Monster dari game tersebut dan akhirnya bisa menjadi sebuah anime menarik yang layak untuk ditonton. Saya sih pernah dengar dan menyaksikan sendiri, kalau anime Yu-Gi-Oh! itu banyak sekali menyisipkan makna-makna dari kaum di jaman jahililliyah atau dari kaum yang dikutuk oleh Tuhannya. Namun saya tak pernah berfikir sejauh itu. Kenapa? Selama saya tak berburuk sangka dan duel dengan pikiran yang tak terfokus kesana, pastinya bermain game akan jauh lebih mengasyikkan, bukan? Nah, siapakah diantara sahabat wacana yang memang duelist Yu-Gi-Oh!? Sekian artikel singkat ini. Mudah-mudahan membangkitkan selera setiap pembacanya.
15.43 | 0 komentar | Read More

biografi tine kubo

Noriaki Kubo, lahir pada tanggal 26 Juni 1977 di Prefektur Hiroshima, Jepang Lebih dikenal dengan nama Tite Kubo.Karya ciptaannya yang terkenal adalah Bleach.

Kubo-sensei mulai menggambar manga di sekolah menengah. Itu dalam tahun ketiga sekolah menengah di mana dia awalnya menulis manga pertama, Zombie Powder. Ia diserahkan kepada seorang Shonen Jump kontes namun kalah karena kurangnya pengalaman. Namun, ia menerima panggilan telepon dari salah satu editor majalah, menyarankan mereka bekerja di sana bersama-sama. Zombie Powder akhirnya mulai publikasi pada tahun 1999 (dalam Weekly Shonen Jump) dan berlari untuk hanya 4 tankoubon atau novel grafis. Itu dihentikan oleh Weekly Shonen Jump karena kurangnya popularitas dan overdosis konten seksual.

Awalnya Shueisha menolak menerbitkan Bleach karena dinilai temanya mirip dengan beberapa series yg pernah dikeluarkan sebelumnya. Kubo-sensei sempat down, tapi bangkit kembali setelah menerima surat dari Toriyama Akira pencipta dan artis dari hit manga Dragon Ball yg memberinya semangat.dan tak lama kemudian, pada tahun 2002, Bleach akhirnya diterbitkan dan mulai serialisasi di Shonen Jump.Itu seketika menjadi hit


Jika mangaka lain memulai karir dengan menjadi asisten mangaka, karir Kubo dimulai ketika ia memenangkan penghargaan Hop Step th 1995 dengan karya Fire in The Sky. Debutnya dimulai dengan Ultra Unholy Hearted Machine di edisi Summer Special.Kubo-sensei senang bermain game, salah satu game favoritnya adalah Bio Hazard 4.


"Ada kemungkinan muka Hollow terinspirasi dari topeng yg dipakai anggota band SlipknoT yg mengisi musik game Bio Hazard. Salah satu band favorit sensei penggemar manga Hachimitsu to Clover ini adalah Nirvana."
Banyak fans menduga terpilihnya Morita Masakazu [seiyuu] sebagai Ichigo karena sensei pernah main Final Fantasy X. Sensei yg pernah menggemari mangaka Kouga Yun ini sangat senang menonton, baik di TV maupun bioskop. Acara TV kesukaannya adalah Tom And Jerry dan sensei ini menyempatkan diri menonton Sen to Chihiro no Kamikakushi disela kesibukannya. Mangaka kelahiran 26 Juni1977 ini sangat senang ketika Bleach dianimasikan. Ia bahagia karakter-karakter ciptaannya bersuara dan bergerak. Yg hingga kini disiarkan di TV Tokyo.
Berikut ini adalah karya beliau yang lainnya.

Cerita pendek
- Ultra Unholy Hearted Machine
- Rune Mater Urara
- Bad Shield United

Seri
- Zombie Powder
- Bleach
15.32 | 0 komentar | Read More

biografi eichiro oda


Nama
Eiichiro Oda (尾田栄一郎 Oda Ei'ichirō )
Nama Lain
Odacchi, Eicchan
Tgl Lahir
1 January 1975
Kota Kelahiran
Kota Kumamoto, Prefektur Kumamoto, Jepang
Golongan Darah
A
Bintang
Capricorn
Shio
Kelinci
Istri
Chiaki Inaba (稲葉ちあき Inaba Chiaki)
Kesukaan
Pemandangan Sore, Musik Swedia, Kopi Enak, PuyoPuyo, Legos, Film
Tidak Suka
Kecoak (Laba - Laba juga, tapi laba - laba tak masalah karena mereka makan kecoak)
Hobi
Main lego, membuat sketsa, memancing, nonton film
Anime Favorit
Nausica (menurutnya karya Miyazaki ini penuh emosi dan sangat menyentuh), Bike The Little Viking
Manga Favorit
Dragon Ball, Akazukin Chacha, Gag Manga Biyori
Mangaka Favorit
Akira Toriyama
Film Favorit
Seven Warriors, Young Guns, Nightmare Before Christmas
Acara TV Favorit
Acara-acara komedi
Sutradara Favorit
Akira Kurosawa, Hayao Miyazaki, Tim Burton, Quentin Tarantino, Baz Luhrmann
Artis Favorit
Bryan Adams, Eminem, Izumi Katou, Brooke Benton
Musik Favorit
Musik Soul
Makanan Favorit
Daging, Keju yang dilelehkan
Minuman Favorit
Kopi



Hasil Karya Oda :
1. One Piece (sejak 1997)
2. Wanted! (1998, Koleksi cerita pendek)
# Wanted! (1992)
# God's Present for the Future (1993)
# Ikki Yakou (1993)
# Monsters (1994)
# Romance Dawn (Version 1, 2, 1996)
3. Dragon Ball x One Piece: Cross Epoch (2007)
4. One Piece x Toriko (2011)


Dilahirkan tepat pada 1 Januari 1975 di Kumamoto, Odacchi sejak kecil sudah tertarik pada dunia gambar. Saat berusia 4 tahun, ia sudah menetapkan cita-citanya menjadi seorang mangaka karena menurutnya dengan begitu ia tidak perlu pergi ke kantor layaknya orang dewasa yang bekerja. Di waktu kecil, Odacchi mempunyai kehidupan yang relatif sama dengan anak-anak Jepang seusianya. Ia suka berburu serangga, membaca komik, dan bermain olahraga (terutama sepak bola). Cuma ia tidak suka matematika (tapi sangat menyukai pelajaran kesenian) dan kecoa (sebenarnya benci laba-laba juga, tapi itu tidak masalah karena laba-laba memakan kecoa).
Ketika duduk di bangku SMP, Odacchi sangat bangga karena gambar karyanya berhasil menjadi pemenang dalam perlombaan sketsa.
Seperti diketahui, Odacchi telah memutuskan untuk menjadi seorang Mangaka (walau alasannya di saat itu sangat tidak masuk akal), tapi ia sangat setia pada cita-citanya. Bahkan ketika ditanya apakah ia mempunyai cita-cita yang lain, Odacchi dengan tersenyum hanya menjawab bahwa ia belum pernah memikirkannya. Tidak bisa diungkiri bahwa minat Odacchi memang terfokus pada gambar, hal ini terlihat dari kenyatan bahwa menggambar adalah pelajaran kesukaaannya.
Usia 17
Saat itu Odacchi mulai berpikir untuk membuat manga sendiri. Pada tahun 1992, akhirnya Odacchi berhasil meraih gelar Silver Honors (Junn-Nyuusen) dalam ajang Tezuka Awards 44 melalui karyanya, Wanted!. Sebagai informasi saja, Tezuka Award adalah penghargaan yang cukup bergengsi. Disana para rencai bakat didampingi oleh para staff editor Jump (bulanan atau mingguan) berusaha mencari bintang-bintang baru berbakat. Pada penghargaan inilah, beberapa mangaka terkenal seperti Yoshihiro Togashi, Hiroyuki Takei, Daisuke Higuchi, Takeshi Obata, Masanori Morita, Ryu Fujisaki, dan Masakazu Katsura memulai debut mereka.
Ada kejadian unik dibalik pembuatan Wanted!, yaitu 3 hari sebelum deadline penyerahan naskah, Odacchi mengalami kecelakaan mobil! Yang konyol, dalam perjalanan ke rumah sakit, hal pertama yang terpikir olehnya adalah bahwa hari itu ia harus mengembalikan kaset video yang dipinjamnya. Dokter memutuskan bahwa Odacchi harus diopname 1 hari. Dan selama di rumah sakit itulah ia berjuang mati-matian menyelesaikan Wanted! yang berlatar belakang dunia Western. Dalam karya ini, Odacchi menggunakan pen name Getsuk ka Sui Moku Kin Do (Moon Fire Water Wood Gold Earth), yang bisa juga dibaca Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu. (Di jepang, kata Bulan Api Air Kayu Emas dan Tanah dipergunakan sebagai nama hari). Setahun kemudian, karya pertamanya sebagai mangaka profesional berjudul Kami Kara Mirai No Present (Hadiah Dari Masa Depan Pemberian Sang Dewa) yang dimuat di majalah Jump Original edisi Oktober 1993. Menurut Odacchi, karyanya ini terwujud karena sudah lama ia ingin membuat manga dengan tema takdir dan menggambar adegan kehancuran. Namun ditekankannya lagi bawa itu bukan berarti dia ingin menghancurkan dirinya sendiri, walau ia mengaku menyesal karena harus meninggalkan pekerjaan part-time nya. Pada tahun yang sama, Odacchi juga meraih Gold Honors dalam ajang Hoop Step Award (kontes pencarian bakat yang diadakan Weekly Jump setiap bulan, kini namanya berubah menjadi Tenkai Icchi Manga Awards) untuk karyanya yang berjudul Ikki Yako (Perjalanan Malam Seorang Setan).
Usia 19
Odacchi mulai menerima surat dari fans, suatu hal yang membuatnya sangat senang. Di tahun ini juga ia meninggalkan kuliahnya di jurusan Arsitektur, tapi hal ini bukan masalah baginya, apalagi karena ia merasa bahwa ia akan mendapatkan masalah pada waktu ujian. Ia lalu berangkat ke Tokyo dimana ia mulai bekerja sebagai asisten dari 3 orang mangaka senior, yaitu Kaitani Shinobu (Midoriyama Police Gank), Masaya Tokuhiro (Jungle No Ouja Tar-chan, Mizu NO Tomodachi Kapparman), dan Watsuki Nobuhiro (Rurouni Kenshin). Dari mereka Odacchi belajar banyak hal seperti pentingnya kekontrasan ketebalan garis, dan teknik-teknik yang menarik dalam permainan efek di dalam karyanya. Selama Bekerja sebagai asisten Watsuki-sensei, Odacchi bertemu dengan 3 asisten lain yang kemudian menjadi sahabat karibnya, yaitu Takei Hiroyuki (Shaman King), Ginga Shin (meninggal pada Agustus 2008, salah satu karyanya adalah Shounen Tantei Q), dan Mikio Itou (Normandy Himitsu Kurabu). Mereka berempat dijuluki Watsuki-gumi (Geng Watsuki). Bahkan di One Piece volume 13 muncul foto Odacchi bersama Takei-sensei saat sedang melancong bersama. Selama masa menjadi asisten ini Odacchi mengeluarkan 2 buah karya, yaitu Monsters (dimuat di Akamaru Jump edisi spesial musim gugur 1994) dan versi pertama dari Romance Dawn yang merupakan prototype dari One Piece (dimuat di Akamaru Jump edisi spesial musim panas 1996). Beberapa bulan kemudian akhirnya dia berhasil menembus Weekly Jump dengan Romance Dawn versi kedua yang muncul di edisi 41 tahun 1996. Inilah wal dari One Piece yang pertama kali muncul di Weekly Shounen Jump volume 34 tahun 1997. Dari sini, nama Romance Dawn diubah menjadi One Piece. Sedangkan untuk versi ke 3 dari Romance Dawn muncul di buku One Piece RED : Grand Characters.
Idola dan Inspirasinya
Odacchi adalah fans berat Akira Toriyama. Baginya, Toriyama-sensei bukan sekedar mangaka, namun seorang Dewa! Odacchi pertama kali mengenal karya Toriyama-sensei lewat Dragon Ball, dan salah satu karakter yang paling disukainya adalah Rantan. Ia sangat suka dengan penggambaran otot pada Dragon Ball (walau Toriyama-sensei sendiri sadar bahwa penggambarannya jauh dari realita, tapi itu idak masalah bagi Odacchi). Odacchi juga menyukai penggambaran mecha yang sering muncul dalam karya Toriyama-sensei. Mungkin juga gara-gara inilah Odacchi jadi mempunyai minat pada robot.
Sebenarnya Odacchi sendiri juga menggemari karya-karya Disney, namun baginya Toriyama-sensei adalah yang terbaik. Pengaruh karakter Disney ditambilkan Odacchi lewat karakter monster laut yang mengakibatkan Shanks kehilangan sebelah sebelah lengannya. Kalau diperhatikan, bukankah karakter itu mirip dengan monster belut yang muncul di Little Mermaid? Menurut Odacchi, Dragon Ball adalah anime-manga yang telah mencakup keseluruhan hal yang dapat membuat seorang anak begitu gembira. karena itulah ia mengambil unsur dasar karya itu saat menciptakan One Piece.
Tapi selain karya-karya Toriyama-sensei, karya lain seperti Kinnikuman atau Hokuto No Ken juga menjadi favoritnya. Yang pasti ia menyukai judul-judul yang sangat akrab dengan semangat seorang laki-laki (dan sepertinya semangat ini yang juga ingin ia sampaikan dalam arya-karyanya). Selain itu, sebuah animasi di jaman ia kecil berjudul Bike The Little Viking juga menorehkan sebuah kesan mendalam bagi Odacchi. Kehidupan para Viking yang akrab dengan kehidupan para bajak laut menginspirasi Odacchi selama bertahun-tahun. Bahkan hingga kini, Odacchi selalu mengkoleksi mainan Lego dengan tema bajak laut. Tapi bila ditanya tentang bajak laut idolanya, Odacchi pasti akan menjawab bahwa orang itu adalah Edward Teach. Melihat kondisi itu tidaklah heran bahwa dalam One Piece, Teach ia munculkan kembali dengan menambahkan inisial D di tengah namanya, yaitu Marshall D.Teach, sang Kurohige. Dalam One Piece, mereka yang memiliki inisial D di dalam namanya adalah karakter yang sangat penting.
Tentang One Piece
Berbicara tentang One Piece, terntana penamaan "One Piece" adalah sebuah rahasia kecil milik Odacchi. Sayangnya karena terlalu rahasia, ia tidak mau menceritakan kepada kita. Dalam One Piece sendiri, Gaimon (inget kan? itu loh, kakek tua pendek yang badan na 'masuk' ke dalem benda sejenis peti harta karun) adalah tokoh yang paling berkesan bagi Odacchi. Hal ini terjadi karena Odacchi sendiri bingung dari manaide gila itu berasal. Dalam mendesain karakter-karakter One Piece sendiri Odacchi punya sebuah trik untuk membangun karakter yang tepat sifatnya, yaitu dengan bertanaya kepada dirinya pada saat
ia menggambar karakter tersebut. "Apa yang dikatakan oleh karakter ini?". Kata-kata awal inilah yang akan membantu Odacchi membangun karakternya. Selain itu, dia juga sadar bahwa ia harus selalu menempatkan dirinya di posisi pembaca untuk encari tahu cerita seperti apakan yang harus ia buat, yaitu cerita yang disukai pembaca. 
Tantang pengembangan One Piece sendiri, Odacchi berkata bahwa dia tidak akan pernah memberikan kemampuan kepada Luffy dkk untuk terbang bebas mengarungi angkasa, sebab hal ini akan mengurangi keindahan berpetualang melalui jalur laui itu sendiri. Untuk Total Kru yang dimiliki Luffy sendiri, Odacchi berpikir bahwa 10 adalah angka yang paling tepat. Tapi hingga kini, ia masih belum benar-benar menentukan.
Jika bisa memilih satu buah iblis, Odacchi akan memilih buah Bara-bara. Dan ketika ditanya tentang apa yang akan ia gunakan bila ia memiliki mesin waktu, dengan sigap Odacchi akan menjawab bahwa ia harus mengunjungi para dinosaurus, samurai, dan para robot. Bicara tentang robot, Odacchi mengatakan bahwa ia ingin sekali membuat sebuah cerita bertemakan robot. Menarik juga...
Bila melihat cover depan dari setiap chapter One Piece, dengan sangat mudah kita akan menemukan bahwa Odacchi seringkali memasukan gambar binatang ke dalam cover tersebut. Dari situ kita dapat mengetahui bahwa Odacchi menyukai binatang. Tapi ketika ditanya binatang apakah yang ingin ia pelihara, ia memilih burung unta. Unik sekali, bukan?
Bila ditanya tentang yang paling disukai Odacchi dari kehidupannya, adalah pada saat ia mampu membuat manga yang sangat menarik (dan itu adalah obat pelepas stress yang terbaik yang ia sarankan). Dan pada saat menerima surat dari pembaca berisikan ucapan terima kasih.
Penutup
Menurut para asistennya, Odacchi mempunyai sebuah kebiasaan buruk, yaitu ia suka menjulurkan lidahnya saat berkonsentrasi. Di sisi lain, ketika ditanya tentang syarat untuk menjadi asistennya, Odacchi dengan santai menjawab "Keberuntungan yang Besar".
Ketika diminta untuk menyebutkan sebuah kata yang mewakili dirinya, Odacchi memilih kata Wonderfull. Dan dalam 30 tahun ke depan, dia ingin menjadi apa? "Sesuatu yang mengagumkan". Sesuatu yang mengagumkan itulah kata yang paling tepat untuk mewakili mangaka ini.
15.19 | 0 komentar | Read More

biografi pengarang doreaemon fajiiko

Biografi Fujiko F. Fujio - Pencipta Doraemon
Biografi Fujiko F. Fujio. Beliau merupakan pencipta dari serial komik dan kartun Doraemon yang merupakan salah satu anime/manga tersukses di Jepang. Sebenarnya Fujiko F. Fujio merupakan nama pena dari Fujimoto Hiroshi, ia dilahirkan di provinsi Toyama pada tanggal 1 Desember 1933 dan wafat pada tanggal 23 September 1996. Sebelumnya nama pena Fujiko Fujio (tanpa inisial ‘f’ ditengahnya) merupakan nama pena yang dibuat oleh Fujimoto Hiroshi bersama Motoo Abiko yang dilahirkan pada tanggal 10 Maret 1934. Keduanya mulai bersahabat sejak duduk di bangku sekolah dasar, ketika mereka mengetahui kalau mereka punya hobi yang sama yaitu menggambar. Akibat dari kesamaan hobi tersebut, akhirnya mereka mulai bersahabat dan membuat manga. Dari pertemanan dan persamaan hobi itu, mereka kemudian sudah cukup banyak membuat karakter tokoh kartun yang mereka buat secara bersama-sama, salah satunya adalah tokoh Doraemon yang menjadi manga tersukses di jepang.

Tetapi setelah mereka mulai beranjak usia dewasa, mereka kemudian memutuskan untuk berpisah karena memiliki minat yang berbeda. Fujiko lebih berminat buat fokus membuat film kartun anak-anak, sedangkan Abiko membuat kartun untuk dewasa. Setelah mereka berpisah, Fujimoto Hiroshi mengganti nama pena-nya menjadi Fujiko F Fujio (dengan tambahan inisial huruf "f" ditengahnya). Kemudian setelah itu Fujiko mulai mempopulerkan manga yang ia buat sendiri, termasuk manga yang pernah dibuatnya bersama Abiko, yaitu Doraemon.
Biografi Fujiko F. Fujio - Pencipta Doraemon
Fujiko F. Fujio Ketika Muda
Mengenai Doraemon, Pada bulan November tahun 1969. Fujimoto Hiroshi yang merupakan nama asli dari Fujiko F. Fujio, membuat pengumuman komik bersambung terbarunya di majalah anak-anak untuk kelas 4 SD. Waktu itu belum disebutkan apa komiknya maupun tokoh utamanya. Fujimoto saat itu memang belum menemukan ide bagaimana dan seperti apa komiknya. Jalan-jalan di taman ia tak menemukan ide. Sampai di rumah ia teringat dengan kucing liar yang pernah tinggal dengannya. Tapi idenya belum keluar. Ia lalu bermalas-malasan di sofa. Ia ketiduran. Lalu bangun dengan kaget, tersandung mainan.

Seketika ide itu muncul: kucing, anak laki-laki pemalas, dan mainan. “Ketemu!” katanya, “sepertinya ini bisa.” Doraemon kemudian muncul dengan ide dasar begini: seorang bocah pemalas kedatangan robot kucing dari masa depan yang bisa mengeluarkan benda-benda berguna dari kantungnya. Doraemon lahir lewat majalah “Anak Baik”, “TK”, “SD kelas 1” s.d. “SD kelas 4” terbit Desember 1969 untuk edisi Januari 1970, volume 1. Serial komik Doraemon kemudian terbit terus-menerus sebanyak 1.344 yang kemudian dibukukan menjadi 45 jilid.

Doraemon merupakan manga yang berkisah tentang kehidupan
Advertisement
seorang anak pemalas kelas 5 sekolah dasar yang bernama Nobi Nobita yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. Dia dikirim untuk menolong Nobita agar keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya daripada harus menderita dari utang finansial yang akan terjadi pada masa depan yang disebabkan karena kebodohan Nobita.

Kerja keras Fujiko membuahkan hasil. Majalah Doraemon laris manis dipasaran dan disukai anak-anak. Dari kesuksesannya itu, tepatnya ditahun 1970 munculah ide buat membuat Doraemon dalam bentuk animasi kartun. Versi animasi ini pun semakin membuat doraemon terkenal dan mendunia. Malahan di tahun ke-17 di tahun 1990-an, Doraemon masuk pasaran Indonesia dan laris manis dalam versi komik, film, dan souvenir.
Biografi Fujiko F. Fujio, Pencipta Doraemon
DORAEMON

Biografi Fujiko F. Fujio
Tapi sayangnya kesuksesan Fujiko bersama karyanya Doraemon tidak bisa dia lihat selamanya. Sosok berbakat Fujiko harus menghembuskan napas terakhir di tahun 1996, karena penyakit kanker. Walaupun begitu karya-karyanya tetap hidup sampe sekarang seperti, Doraemon yang masih eksis diputar sampai sekarang di Stasiun Televisi, P-Man, Ninja Hatori, Hantu Q-Taro, dan lainnya. Popularitas Doraemon terus menanjak ke seluruh dunia, bahkan setelah sang penciptanya telah meninggal pada tahun 1996. Namanya yang begitu besar, Doraemon bahkan terpilih sebagai salah satu Asean Heroes dalam majalah Times pada tahun 2002. Penghargaan lain juga pernah diberikan pada Doraemon, salah satunya adalah duta budaya Jepang pada tahun 2008 oleh Kementerian Luar Negeri Jepang.
Biografi Fujiko F. Fujio
Makam Fujiko F. Fujio
Sebagai penghargaan, Museum Doraemon atau Museum Fujiko telah resmi dibuka pada 3 September 2011 di Kawasaki, Jepang. Museum ini berisi segala hal mengenai Fujiko F. Fujio. Meja kerja, topi beretnya, serta pipa yang selalu ia gunakan selama membuat Doraemon akan dipajang di sini. Pengunjung juga dapat menemukan seluruh karya Fujiko F. Fujio, mulai dari P-Man, Mojacko, Esper Mami, hingga Doraemon sendiri. Pengunjung juga dapat menjelajahi bagaimana Fujiko F. Fujio memperoleh inspirasinya dan beberapa konsep yang tidak pernah dipublikasikan
15.16 | 0 komentar | Read More
 
berita unik