Ratu Rodera adalah seorang ratu yang jahat dan tamak, ia paling
tidak senang melihat orang yang di sekitarnya bahagia. Karena sikapnya
itu, dia di usir oleh Raja. Ia tinggal disebuah goa yang sunyi dan
terpencil bersama para rakyatnya, yaitu para kelelawar. Ia merasa di
terlantarkan oleh raja, ia hendak membalas dendam.
Suatu hari Ratu Rodera mendengar kabar dari rakyatnya, bahwa
raja menikah lagi dengan seorang permaisuri yang lebih cantik darinya,
dan mereka mempunyai seorang putri yang cantik jelita. Betapa merahnya
Ratu Redora, ia akan membuat racun untuk membunuh Putri dan Permaisuri
Raja.
Suatu hari permaisuri raja sedang jalan-jalan di taman istana
sendirian. Ini adalah kesempatan baik bagi ratu redora. Ia menyamar
menjasi seorang nenek renta yang berjualan buah-buahan, ia menawarkan
buahnya kepada permaisuri,"Ratuku...Maukah anda mencoba buah yang segar
ini?", kata nenek itu sambilmenyodorkan apel yang sudah di racuni.
"Dengan senang hati, nek," jawab permaisuri. Disaat permaisuri
menggigit apel tersebut, permaisuri langsung terjatuh. Ratu Redora yang
menyamar langsung kembali ke Goa dengan hati yang gembira.
Lalu Ratu Redora memandang batu kristal ajaibnya, ia tertawa ,
ia bahagia melihat Raja sedih. Raja sedang menangisi kematian
permaisuri mudanya. Beberapa tahun kemudian, Putri raja bernama Rose, ia
sangat cantik, berkulit putih, serta bibir semerah bunga mawar. Ratu
Redora amat tidak senang, ia langsung membanting gelas yang ia pegang.
"Mengapa raja kini tersenyum kembali?" Kata Ratu Redora dengan
sangat marah. Lalu ia menyuruh pasukan kelelawarnya untuk menyerang
kerajaan saat pernikahan Putri Raja tiba. Lalu Ratu Redora mendengar
kabar angin kalau Putri Rose akan menikah dengan seorang Pangeran
tampan. Ratu Redora langsung menyiapkan pasukannya, disaat semua sibuk
menyelamatkan diri sendiri, Ratu Redora menculik Putri Rose. Disaat
semuanya sudah tenang, pangeran yang melamar putri mawar yang bernama
Pangeran Peter sibuk mencari Putri Rose. Lalu ia menyuruh seluruh
pengawal untuk mencari putri Rose, akan tetapi usahanya sia-sia.
Suatu hari pangeran memasuki hutan bersama kudanya, lalu ia
menemukan sebuah goa, kebetulan akan turun hujan. Pangeran menyusuri goa
dengan berjalan kaki. Ia menyusuri goa semakin dalam, lalu ia melihat
sekumpulan kelelawar yang sedang tertidur dan sebuah pintu misterius.
Pangeran langsung melangkah dengan hati-hati dan mengintip. Ia melihat
calon istrinya terbaring di sebuah batu berbentuk tempat tidur, dan
melihat seorang perempuan yakni Ratu Redora hendak memasukkan sebuah
cairan ke mulut Putri Rose. Pangeran langsung masuk dan mengarahkan
pedangnya kearah Ratu Redora, maka dalam seketika Ratu Redora musnah,
lalu pangeran menggendong Putri Rose dan membawanya ke kerajaan. Lalu
Putri Rose siuman dan mereka menikah, dan bahagia hingga akhir hayat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar