Cerita Dongeng Anak Arab Saudi : Nilai Sebuah Harga Diri
Cerita Dongeng Anak Arab Saudi Nilai Sebuah Harga Diri
Kondisi pasar waktu itu sangat ramai sehingga membuat keduanya terpisah. Kemudian, si anak diculik oleh penjahat.
Saudagar pun menyewa orang untuk menyampaikan kabar kepada penculik anaknya bahwa ia menyiapkan uang tebusan seribu dinar.
Kemudian, orang saudagar itu berteriak-teriak di pasar, "Bagi penculik, seribu dinar telah disiapkan oleh saudagar sebagai uang tebusan!"
Penculik yang serakah itu diam saja. "Siapa tahu saudagar menaikkan jumlah tebusannya," pikirnya.
Esoknya, orang yang menyampaikan kabar itu kembali ke pasar dan berteriak, "Bagi penculik, lima ratus dinar telah disiapkan oleh saudagar sebagai uang tebusan."
Penculik kaget mendengar jumlah uang tebusan justru berkurang. Tapi, ia menunggu sehari lagi.
Esoknya, orang penyampai kabar itu kembali ke pasar dan berteriak, "Bagi penculik, seratus dinar telah disiapkan oleh saudagar sebagai uang tebusan!"
Penculik semakin terkejut. la segera mengembalikan anak itu. Karena penasaran, penculik bertanya kepada saudagar mengapa ia justru menurunkan harga tebusannya.
Saudagar menjawab, "Pada hari pertama, anakku sangat marah dan menolak makan, bukan?" "Ya," jawab penculik.
"Hari kedua anakku mengambil makanan itu, bukan? Dan pada hari ketiga dia justru minta makanan?" tanya saudagar.
"Ya, betul," kata penculik.
Cerita Dongeng Rakyat : Wanita Berpakaian Kulit Banteng
Dahulu kala, di negeri Chad, seorang pemburu menyusuri Sungai Chari sambil mengincar seekor rusa.Saat tiba di lekukan sungai, ia melihat sekelompok wanita sedang mandi. Mereka adalah wanita- wanita cantik yang sedang asyik mandi sambil bermain air.
Pemburu berpindah ke tempat agar bisa mengamati mereka dengan lebih baik. Pemburu kemudian melihat setumpuk pakaian yang terbuat dari kulit banteng di pinggir sungai. Pemburu menghampiri pakaian itu dan mengambil salah satu pakaian.
"Aku akan jadikan satu dari mereka sebagai istriku," pikir pemburu.
Namun, salah satu dari mereka kehilangan pakaiannya. Dia adalah wanita yang paling cantik. la mencari ke sana kemari, tapi tidak menemukannya. Sebab, telah dicuri oleh si pemburu.
Tidak lama kemudian, pemburu keluar dari tempat persembunyiannya. la meminta wanita itu menjadi istrinya. Karena tidak ada pilihan lain, wanita itu mau menikah dengan si pemburu.
Setelah mereka punya anak, pemburu akhirnya bercerita pada istrinya bahwa ia yang mencuri pakaiannya. Istri pemburu memakluminya. Tapi, sesekali ia meminjam pakaian itu dan berubah menjadi banteng untuk bertemu dengan saudara-saudaranya sesama banteng.
Pesan Moral dari Dongeng Anak Bergambar : Wanita Berpakaian Kulit Banteng adalah jujurlah dengan apa yang kamu perbuat. Sebab, mengakui kesalahan itu lebih baik daripada kamu harus berbohong untuk selamanya. Tuhan sangat sayang kepada orang yang jujur.cer
"Hari pertama, anakku bisa menjaga kehormatannya sehingga menolak makanan darimu. Itulah kenapa aku menebusnya seribu dinar. Hari kedua, rasa lapar membuatnya lupa pada kehormatannya. Lalu, ia menerima makananmu. Itulah kenapa aku hanya menebusnya lima ratus dinar. Pada hari ketiga, saat anakku memohon makanan padamu, dia sudah tidak punya kehormatan lagi. Maka, hanya aku hargai seratus dinar,"jelas si saudagar.
0 komentar:
Posting Komentar