“Tuk.. tuk.. assalamualaikum” kata Lili dari luar. “Waalaikum salam, sebentar aku memakai sepatu dulu” kata Dira. “oke” kata Lili. Dira memakai sepatunya dan pergi menuju taman.
“Hem… udara di sini sangat segar ya?” kata lili. “iya, sangat sejuk sekali. tapi tunggu, tunggu. lihat Lili ada sebuah cincin. Aku ambil ahh” kata Dira. “Jangan! siapa tau ini milik orang. mungkin mereka sedang mencarinya sekarang” kata Lili melarangnya. “Ahh, sudahlah lagi pula cuma ada kita berdua di taman ini.” kata Dira dan langsung memakai di jari manisnya.
Lili mencoba menarik cincin itu dan… “Bruugg…” mereka ada di sebuah istana yang indah dan megah. “Di mana kita?” kata Dira. “Selamat datang di kerjaanku, terimakasih kau sudah menemukan cincin itu” kata Raja yang sedang duduk di singgasananya.” Memangnya ada apa ini? kenapa kita berada di sini?” kata Dira yang meberanikan diri. “Sebenarnya Ratuku dikutuk oleh penyihir patung, karena melakukan kesalahan. Penyihir itu membuang cincin pernikahan Ratu dan suatu saat hanya ada 2 anak yang menemukan dan membawanya ke sini dan kalianlah orangnya.” Kata Raja sambil menangis.
“Ambillah cincin ini, sembukan sang Ratu.” kata Dira. dan melepaskan cincin itu dan mengasihnya ke raja. “Terima kasih.” kata sang Raja.
mereka pun segera ke kamar Raja. Di sanalah sang Ratu terbujur kaku menjadi patung.
Raja memakaikan cincin itu di jari manis sang Ratu. Ratu pun berubah menjadi manusia dan tidak kaku lagi. “owh, Terima kasih anak anak kau sudah menyembuhkanku,…” kata sang Ratu. “Sama sama Ratu aku senang membantumu” jawab Dinar dan Lili serentak.
“Sebagai imbalannya akan kukasih kalian kalung ini” Kata sang Ratu. “Terima kasih Ratu” kata mereka berdua. “Kalian akan kukembalikan ke tempat asal kalian.” kata Raja, sambil mengayunkan tongkatnya dan… “Tring…” mereka ada di Taman.
“owh, itu adalah pengalaman yang luar biasa benar kan?” kta Lili. “benar, aku tidak akan melupakannya” kata Dira. mereka pun pergi ke rumah masing². Raja dan Ratu pun bahagia selamanya.
Cerpen Karangan: Elsya Triyana Yusuf
Namaku Elsya Triyana Yusuf, aku kelas 7. Ini cerpen pertama kalinya yang ku buat.
0 komentar:
Posting Komentar