GAMER’S
Pada suatu
hari, di sebuah sekolah, terdapat seorang siswa yang pintar,pandai,rajin,dan
tampan yang bernama Robi, dan siswa itu adalah aku. Ya, aku adalah murid kelas
1-C di suatu sekolah yang bernama SMPN Cybertron. Aku siswa yang terkenal
pendiam dan suka main game dengan di temani musik.
Keseharian ku
adalah pergi ke Warnet saat setelah pulang sekolah. Di situ aku selalu bermain
game online bersama teman teman ku di warnet itu. 3 dari 36 murid di kelasku
hobinya juga sama dengan ku, yaitu main game online di Warnet, mereka bertiga
adalah Iwan, Bima,dan Ari. Jarak rumah kami memang jauh,tetapi kami selalu
terhubung dan berkomunikasi lewat game online.
Pada saat
liburan, kami memutuskan untuk bermain game bersama di suatu Warnet yang
bernama WAR.NET *nama warnet di samarkan*.Saat itulah kekompakan kami di uji,
dan saat itu juga kami bisa bermain bersama.Aku
merasa senang karena bisa bermain dengan 3 sahabatku.
Setelah hari
itu, aku kembali bermain di Warnet di tempatku. Disana aku kembali bermain dengan
teman-teman lamaku. Setiap hari aku bermain disana, sampai-sampai sang pemilik
Warnet menjuluki ku Seorang Gamers. Akupun ingin bertanya kenapa aku di panggil
sepeti itu.
“ Kenapa aku
di juluki seorang gamers” tanyaku pada pemilik warnet.
Pemilik Warnet
itupun menjawab “ alasan kau ku panggil begitu adalah karena kau selalu bermain
game”
“Ohh…” jawabku
sambil menganggukkan kepala.
Pada suatu hari,
sang pemilik warnet sedang sakit dan dia berada di rumah sakit untuk beberapa
bulan. Warnet itupun di tutup untuk beberapa hari karena tidak ada yang menjaga
dan melayani pembeli. Warnet itu seperti Toserba, karena di situ menjual
berbagai macam barang, mulai dari tas,alat tulis,buku, dan lain lain.
Saat pemilik
Warnet sedang di rawat di rumah sakit, dia memutuskan untuk menyewa seorang
penjaga warnet agar warnet tersebut tetap buka.Aku dan teman teman seWarnet pun
sangat senang karena kami bisa berkumpul kembali.
Saat ini aku
sedang duduk di bangku kelas 2 SMP. Warnet itupun kembali tutup karena penjaga
warnet ingin berhenti dari pekerjaannya, dan sang pemilik Warnet tidak ingin
menjaga warnet tersebut,dan ingin mencari orang yang ingin menjaga tempat itu.
Kakak kelasku berkata.
“Kembalilah
bermain di Warnet itu setelah aku selesai ujian nasional” ujarnya.
Akupun bertanya
“ warnet itu sudah lama di tutup, apakah akan buka lagi?”
“Ya Warnet itu
akan buka lagi dengan penjaga baru” jawabnya.
“Memangnya
siapa” Tanyaku heran.
“Aku sudah
mengajukan diri untuk bekerja menjaga warnet untuk setengah hari setelah aku
lulus, jadi tunggulah kelulusanku” ujarnya sambil tersenyum.
Akupun terus
menunggu sampai Warnet itu buka kembali. Entah sampai kapan tempat itu akan
tertutup terus.Akupun terus
menunggu sampai Warnet itu buka kembali. Entah sampai kapan tempat itu akan
tertutup terus.
0 komentar:
Posting Komentar