Translate

cerpen kangen mudik

Written By iqbal_editing on Minggu, 11 Juni 2017 | 06.19

Lebaran tahun-tahun lalu Ayah dan keluargaku selalu pergi mudik ke tempat asal Ayahku. Tapi tidak untuk tahun ini. 2 hari menjelang lebaran, hatiku sangat senang dan langsung kupikir perjalanan mudik, entahlah aku sangat menyukai mudik selain bertemu Nenek dan Kakek aku juga dapat bermain bersama saudara-saudara ku disana. Ya tuhan, betapa bahagianya saat mudik.
“Salma, bentar lagi mau buka puasa, bantu ibu nak” Kata Ibu membuyarkan lamunanku. Aku menghampiri Ibu dan membantunya.
Singkat cerita, besok adalah hari terakhir puasa, aku sangat senang aku dapat makan manisan dan kue-kue lebaran.
“Ayah..” Kataku memanggil Ayah
“Iya, apa?” Katanya
“Ayah malam ini adalah malam takbiran artinya besok adalah hari lebaran. Yah apakah hari lebaran ini kita akan mudik?”
“Tidak! kita tidak akan mudik”
“Kenapa?”
“Nenek dan Kakekmu sudah meninggal, kalau kita mudik, kita nginap di rumah siapa? kalau langsung pulang cape”
“Tapi Yah” Kataku belum puas
“Sudahlah pergi ke kamar, persiapkan untuk besok” Kata Ayah.
Aku pergi ke kamar dengan lemas.
Singkat cerita, benar saja tahun ini aku tidak mudik, padahal aku ingin sekali mudik. Ya tuhan, andai saja tahun lebaran ini mudik pasti tahun lebaran kali ini akan lebih berwarna.
Cerpen Karangan: Khoirotunnisa

0 komentar:

Posting Komentar

 
berita unik