Translate

sinopsi komik tsubasa

Written By iqbal_editing on Kamis, 10 November 2016 | 15.33

Story
Tsubasa Ozora adalah seorang siswa SD dari Jepang  yang sangat mencintai sepak bola dan memiliki impian pada suatu hari nanti memenangkan Piala Dunia FIFA untuk Jepang. Dia tinggal bersama dengan ibunya di Jepang, sementara ayahnya adalah seorang kapten pelaut yang bepergian di seluruh dunia. Tsubasa Ozora dikenal sebagai Soccer Moshigo yang diterjemahkan sebagai "anak yang dilahirkan untuk bermain sepak bola". Ketika ia hanya hampir satu tahun, ia hampir tertabrak bus dijalan ketika sedang bermain   bola. Namun, untungnya Tsubasa telah memegang bola di depannya yang berfungsi sebagai bantal dan bola itulah yang menyelamatkan hidupnyaa. Oleh karena itu, motto Tsubasa Ozora adalah "Bola adalah teman saya". Sejak ia masih kecil, ia selalu pergi keluar dengan bola . Ibunya sekarang memiliki menyimpulkan bahwa ia memang lahir hanya untuk bermain sepak bola. Pada usia yang sangat muda, Tsubasa Ozora sudah memiliki kecepatan yang mengagumkan, stamina, keterampilan dribbling dan shootpower, siapapun terkagum-kagum ketika melihat Tsubasa bermain bola. Pada awal cerita, Tsubasa dan ibunya pindah ke kota Nankatsu, sebuah kota kecil yang terkenal karena sekolah sepak bolanya, dan di mana Tsubasa bertemu Ryo Ishizaki, seorang siswa SD sepak bola yang mencintai sepak bola yang sering menyelinap keluar dari rumahnya dan tidak mengerjakan tugas yang diberikan ibu hanya untuk bermain sepak bola. Disana Tsubasa juga bertemu Sanae Nakazawa (juga dikenal sebagai Anego), calon istri Tsubasa ,seorang gadis antusias muda yang juga mencintai sepak bola dan membantu menghibur tim Nankatsu  dan Genzo Wakabayashi, kiper muda yang sangat berbakat yang Tsubasa tantang untuk memperebutkan sebuah lapangan sepak bola. Dalam pertandingan itu SD Nankatsu harus bisa memasukan satu gol ke gwangan SD Sutetsu, SD dimana Wakabayasi bersekolah. Dalam pertandingan itu Tsubasa bisa memasukan 1 gol ke gawang Wakabayasi,tak disangka  pertandingan itu disaksikan oleh
Roberto Hongo, salah satu pemain terbaik sepak bola Brasil, yang merupakan teman ayah Tsubasa, dan yang tiba di Jepang dan mulai hidup dengan Tsubasa dan ibunya.  Roberto menjadi mentor untuk Tsubasa dan membantu dia untuk memanfaatkan keterampilan sepak bola, meyakinkan dia untuk bergabung di SD Nankatsu dan masuk sekolah  sepak bola .Dalam bulan berikutnya ada sebuah pertandingan antara SD Nankatsu Dan SD Sutetsu, pada tengah-tengah pertandingan Ishizaki mengalami cidera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan sehingga Ia digantikan oleh Taro Misaki, yang telah melakukan perjalanan di seluruh Jepang karena pekerjaan ayahnya  sebagai pelukis dan segera bergabung dengan SD Nankatsu, ternyata Tsubasa dan Misaki sangat cocok dan dapat bekerja sama dengan baik sehingga SD Nankatsu dapat menahan imbang SD Sutetsu yang merupakan Juara Nasional, sejak saat itulah mereka berdua menjadi teman baik dan dijuluki sebagai  "Golden Duo" atau "Pasangan Emas"dari Nankatsu.Setelah itu dibentuklah kesebelasan Nankatsu untuk mewakili daerah Nankatsu dalam Kejuaran Nasional, tetapi pada saat itu Wakabayasi tidak bisa bermain karena cidera kaki dan dia hanya bermain dipertandingan final melawan kesebelasan Mewa yang diperkuat Kojiro Hyuga. Dan akhirnya kesebelasan Nankatsu bisa menjadi juara pertama. Dan disana Tsubasa dan teman-temanya bertemu degan pemain jepang berbakat lainya seperti Kojiro Hyuga, Ken Wakashimazu, Jun Misugi, Hikaru Matsuyama, dan banyak lainnya.Setelah memenangkan kejuaraan tersebut Misaki pindah ke Perancis sedangkan Wakabayasi pergi ke Jerman untuk melanjutkan sekolah sepak bola dan menggapai mimpinya untuk menjadi kiper terbaik di Dunia. Roberto juga harus kembali ke Brasil untuk mendapatkan pengobatan, terpaksa Ia harus berpisah dengan Tsubasa tetapi sebelum pergi Ia telah mewariskan Teknik tendangan Drive Shoot atau Tendangan Jarak Jauh dan dia juga meninggalkan buku harianya untuk Tsubasa.Setelah ditinggal oleh Roberto, Tsubasa dapat menjuarai Kejuaran Nasional Sepak Bola tingkat SMP secara berturut-turut selama 3 tahun. Setelah final Kejuaraan Nasional SMP ke-3 Tsubasa bersama teman-temanya menjadi wakil Jepang dalam Piala Dunia U-16 di Perancis . Karena mengalami cidera bahu Tsubasa harus menjalani pengobatan terlebih dahulu sebelum mengikuti Turnamen di Perancis, di Perancis dia bertemu kembali dengan Wakabayasi dan Misaki, bersama mereka Tsubasa dapat membuat Jepang menjadi juara setelah bertarung sengit dengan Italia yang diperkuat Gino Hernandes kiper no.1 Eropa, Argentina yang diperkuat Huan Diaz, Perancis yang diperkuat Piere, dan Jerman yang dipekuat Pangeran Sepak Bola Eropa Sneider dan Kiper tanpa celah Muller. Setelah memenangkan turnamen di Perancis Tsubasa diajak Roberto untuk ke Brasil, disana Ia bermain di klub Brancos sebagai pemain Gelandang Serang, disana Ia bertemu dengan Pepe dan Carlos Santana si Anak Dewa yang akan menjadi saingan terberat dalam karirnya. Setelah 2 tahun di Brasil dan telah menguasai semua teknik yang diajarkan oleh Roberto, Tsubasa pergi ke Spanyol dan bergabung dengan tim Catalunia/Barcelona, pada awal musim kompetisi Tsubasa dimasukan ke tim B Catalunia dan dia harus memasukan 10 gol dan membuat 10 umpan agar bisa masuk ke tim A, di tim A dia harus bersaing dengan Rivaul, si elang catalunia untuk menjadi Gelandang Serang Utama tim A catalunia, Ia juga harus bertarung dengan Natureza dari Real Madrid untuk menjadi Pemain Terbaik di Liga Spanyol. Sedangkan Wakabayasi berada di Jerman di tim utama Grunwold dan bersaing dengan Sneider, dan tetap berusaha untuk menjadi kiper terbaik di Dunia, sedangkan Hyuga berada di Italia, bergabung dengan tim Piomonte/Juventus, dan mengejar ambisinya sebagai penyerang Striker terbaik di Dunia. Dia akhir cerita diceritakan bahwa Jepang menjadi tuan rumah Piala Dunia dan harus berhadapan dengan Brasil di partai Final, Jepang diperkuat oleh Tsubasa, Hyuga, Wakabayasi, Misaki, Misugi dan pemain Di Era Emas, sedangkan Brasil diperkuat oleh Rivaul, Pepe, Natureza, dan Santana.

0 komentar:

Posting Komentar

 
berita unik