Translate

cerpen raket kesayangan

Written By iqbal_editing on Jumat, 07 Juli 2017 | 00.59

Raket Kesayangan

               Sejak kelas satu Andre hobi bermain bulu tangkis. Andre ingin menjadi pemain nasional seperti Taufik Hidayat, “ jawabnya setiap di tanya. Kedua orang tua adik senang mendengar cita – cita anaknya itu. “yah, Andre ingin punya raket yang bagus, “pinta Andre pada ayahnya. “ Ayah berjaji akan membelikan Andre raket yang lebih bagus, tapi Andre harus terus rajin belajar dan berlatih!. Tepat di hari ulang tahun Andre, ayahnya menghadiahi sebuah raket merek terkenal. “wah, yah!ini raket yang sudah lama Andre inginkan, tapi pasti harganya mahal”.”taka pa .ayah senang bisa memberikan sesuatu yang menjadi kesukaanmu.selain itu, kerena prestasimu di sekolah , kamu pantas menerimanya”. Malihat keseriusan Andre menekuni hobinya, ayahnya mendaftarkannya ke klub bulu tangkis. Andre sangat senang dan makin rajin berlatih
           Tak terasa sudah Sembilan bulan Andre berlatih di klub itu. Perkembangan Andre sangat bagus. Pelatihnya,  pak frans berniat untuk mengirim Andre mengiku pertandingan antarklub.sebulan kemudian, hari pertandingan pun tiba. Andre berhasil melewati babak-babak awal dengan mudah. Setelah melewati perjuangan yang panjang, akhirnya ia lolos ke final.
                  Kini dua pemain terbalik saling berhadapan untuk menentukan siapa sebenarnya yang terbaik. Pertandingan berjalan seru. Kedunya saling kejar mengejar dalam memperoleh angka. Ketika melakukan smes, Andre merasakan suara aneh pada raketnya. Ternyata, raket kesayanganya patah dengan senar terkoyak.
          Sesaat ia terpana memendangi raketnya yang bengkok tak berbentuk lagi. Terbayang wajah ayahnya saat memberi hadiah raket kesayangannya.”Andre...! cepat ganti raketnya dan lanjutkan pertandingan!”teriak pak frans.Andre tersadar dan segera mengganti raketnya denga raket yang lama. Tetapi, karena kurang percaya diri, pukulannya tak akurat lagi. Andre minta izin wasit untuk mengelap keringatnya. Ayah Andre segera menyeruak dari kerumunan penonton.”Andre, kamu harus terus semangat! Tunjukkan pada ayah permainan yang sebenarnya. Jangan risaukan raket itu! Ayah akan lebih senang da bangga melihat anak Ayah pantang menyerah dan tak kenal putus asa”.
                 Semangat Andre bangkit kembali, bahkan lebih besar dari sebelumnya. Pertandingan di lanjutkan kembali. Andre tak member kesempatan lawan untuk mengembangkan permainannya. Akhirnya, Andre berhasil menang. Gemuruh sorak sorai penonton mengiringi Andre ketika ia menerima hadiah. Selain hadiah uang, sponsor juga member hadiah tambahan berupa sebuah raket yang sama seperti hadiah dari ayahnya. Denga rasa bangga yang luar biasa, andre mengacungkan raket itu ke arah ayahnya yang memandanginya dengan penuh haru.

0 komentar:

Posting Komentar

 
berita unik